Senin, 26 Sep 2022
  • SDIT Thariq Bin Ziyad Membangun Pribadi Shaleh dan Cerdas
TUTUP MENU

Mengenang 1 Tahun Wafatnya Ust. Sa’duddin, Guru Dan Birokrat Yang Mencintai Dunia Pendidikan.

Bekasi(17/05)- Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Thariq Bin Ziyad mengadakan Haul mengenang 1 tahun wafatnya (alm) Ust. DR. Sa’duddin, M.M hari Ahad (15/05). Acara ini berlangsung secara offline di kediaman (alm) Ust. Sa’duddin dan online via youtube channel.

Sa’duddin dikenal sebagai tokoh masyarakat di Kabupaten Bekasi. Beliau adalah seorang birokrat yang pernah menjabat sebagai Bupati Bekasi (periode 2007-2012) serta Anggota Dewan Tingkat Kabupaten Bekasi dan Nasional. Beliau bukan hanya seorang birokrat namun juga guru yang sangat mencintai dunia pendidikan khususnya pendidikan Islam.

Banyak karya yang beliau tinggalkan baik di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan maupun kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat luas khususnya di Kabupaten Bekasi. Kecintaan beliau pada dunia pendidikan dapat dilihat dari rekam jejak pendidikan beliau ketika menimba ilmu di pondok pesantren At-Taqwa di bawah asuhan (alm) KH. Noer Ali, kemudian berlanjut ke pendidikan A’liyah Di MA Yapink dan kemudian menempuh jenjang Strata Satu di UIN Sunan Gunung Djati. Puncak pendidikan beliau yaitu ketika meraih Gelar Doktoral Bidang Ilmu Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Beliau juga tercatat sebagai pendiri Yayasan Thariq Bin Ziyad yang menjadi pionir pendidikan islam di kabupaten Bekasi dan Jawa Barat. Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Thariq Bin Ziyad saat ini menaungi tujuh unit satuan pendidikan mulai dari TKIT, SDIT, SMPIT, SMAIT dan Boarding School.

Semasa menjabat bupati bekasi, kebijakan yang beliau terapkan juga banyak yang berpihak kepada dunia pendidikan seperti bantuan honor 36.000 guru swasta di kabupaten bekasi sebesar Rp100.000/bulan/orang, tambahan dana BOS bagi SMP Negeri dan Swasta, serta pembangunan rehabilitasi dan tambah lokal 966 sekolah dari SD hingga SMA. Karena kebijakannya ini, menjadikan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bekasi meningkat dari 71,31 (tahun 2007) menjadi 72,56 (tahun 2008).

Fokus kebijakan beliau yang berpihak kepada dunia pendidikan tidak lepas dari cita-cita untuk menghasilkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkarakter dan mampu mengemban amanah untuk perubahan ke arah yang lebih baik. ” Kenyataan yang ada pada saat ini adalah hasil dari mimpi di masa lalu, dan mimpi saat ini Insya Allah akan menjadi kenyataan di masa yang akan datang” ( Ust.Dr. Sa’duddin, M.M).

Baca juga : Menjaga Keikhlasan

Mudah-mudahan Allah SWT merahmati beliau, mengampuni salah dan khilaf yang pernah beliau lakukan, dan menjadikan amal-amal soleh beliau sebagai amal jariyah yang senantiasa mengalirkan pahala walaupun beliau sudah tiada. Semoga cita-cita beliau agar lahirnya pemimpin masa depan yang sederhana, berkarakter dan mampu menjadi teladan menjadi kenyataan di masa depan. (fr)

Simak Video : a Tribute to Dr. Sa’duddin, MM

KELUAR